Thumbnail Belajar PHP #4 : Operasi Aritmatika, Logika, dan Perbandingan

Belajar PHP #4 : Operasi Aritmatika, Logika, dan Perbandingan

  • PHP
  • Web Development
Rauliqbal a Front-End DeveloperRauliqbal28 Agustus 2026

Setelah memahami variabel dan tipe data pada artikel sebelumnya, sekarang saatnya belajar bagaimana mengolah data tersebut. Di dalam dunia pemrograman, pengolahan data dilakukan menggunakan operator.

Pada artikel ini, kita akan membahas tiga jenis operator paling penting di PHP: Aritmatika, Perbandingan, dan Logika.


Operator Aritmatika

Operator aritmatika digunakan untuk melakukan kalkulasi matematika dasar pada tipe data numerik (Integer dan Float).

OperatorNamaContoh
+Penjumlahan$a + $b
-Pengurangan$a - $b
*Perkalian$a * $b
/Pembagian$a / $b
%Modulus (Sisa Bagi)$a % $b
**Eksponensial (Pangkat)$a ** $b
<?php
$harga = 50000;
$jumlah = 3;
$diskon = 10000;
$totalBayar = ($harga * $jumlah) -$diskon;
echo "Total yang harus dibayar: Rp " . $totalBayar; // Hasil: Rp 140000
?>

Operator Perbandingan

Operator perbandingan digunakan untuk membandingkan dua nilai. Hasil dari perbandingan ini selalu bernilai Boolean (true atau false).

OperatorNamaPenjelasanContoh
==Sama DenganMembandingkan nilai saja (abaikan tipe data)5 == '5' -> true
===Identik (Strict)Membandingkan nilai dan tipe data5 === '5' -> false
!=Tidak Sama DenganNilai tidak sama5 != 10 -> true
!==Tidak IdentikNilai atau tipe data tidak sama5 !== '5' -> true
>Lebih BesarMemeriksa nilai sebelah kiri lebih besar10 > 5 -> true
<Lebih KecilMemeriksa nilai sebelah kiri lebih kecil5 < 10 -> true

πŸ“ Tips: Selalu utamakan menggunakan operator identik (=== dan !==) untuk menghindari bug tersembunyi akibat konversi tipe data otomatis (type coercion) di PHP.

Operator Logika

Operator logika digunakan untuk menggabungkan beberapa kondisi perbandingan.

OperatorNamaDeskripsi
&&ANDBernilai true hanya jika kedua kondisi bernilai true
||ORBernilai true jika salah satu atau kedua kondisi bernilai true
!NOTMembalikkan nilai boolean (true jadi false, dan sebaliknya)
<?php
$usernameCorrect = true;
$passwordCorrect = false;
// Penggunaan operator AND (&&)
$canLogin = $usernameCorrect &&$passwordCorrect;
var_dump($canLogin); // Hasil: bool(false)
// Penggunaan operator NOT (!)
var_dump(!$usernameCorrect); // Hasil: bool(false)
?>

Memahami cara kerja operator adalah kunci utama sebelum masuk ke alur logika keputusan (percabangan) aplikasi pada artikel berikutnya.

Sampai di sini dulu pembahasan kali ini. Kalau masih ada yang belum paham atau ketemu error pas praktik, jangan dipendam sendiri! πŸ˜„

Tulis di kolom komentar atau gabung ke grup komunitas AzuraCoder buat diskusi bareng dan saling bantu.

Terus belajar, terus ngoding, dan jangan berhenti eksplor dunia teknologi bersama AzuraCoder πŸš€

Profile Rauliqbal
WRITTEN BY

Rauliqbal

Hi, I'm Front-End Developer based in Indonesia. I like to write articles related to Front-End Developer and UI Designer.