Belajar PHP #5 : Percabangan dan Logika Keputusan (if, else, switch)
- PHP
- Web Development
Rauliqbal29 Agustus 2026Setelah menguasai variabel, tipe data, dan operator pada artikel sebelumnya, sekarang kita akan masuk ke bagian paling menarik dalam pemrograman: logika keputusan (percabangan).
Struktur percabangan memungkinkan program milikmu mengambil jalur eksekusi yang berbeda berdasarkan kondisi tertentu yang dipenuhi.
Struktur if, else, dan elseif
Struktur if digunakan untuk mengeksekusi blok kode jika suatu kondisi bernilai true. Jika ada beberapa kondisi bertingkat, kita bisa menambahkan elseif dan else.
<?php
$nilaiUjian = 85;
if ($nilaiUjian >= 90) {
echo "Predikat: A (Sangat Memuaskan)";
} elseif ($nilaiUjian >= 75) {
echo "Predikat: B (Bagus)";
} elseif ($nilaiUjian >= 60) {
echo "Predikat: C (Cukup)";
} else {
echo "Predikat: D (Tidak Lulus)";
}
?>Ternary Operator
Untuk kondisi if/else sederhana yang hanya menentukan satu dari dua nilai, kamu bisa menggunakan Ternary Operator (? :) agar kode lebih ringkas.
$variabel = (kondisi) ? nilai_jika_true : nilai_jika_false;Contoh:
<?php
$isLoggedIn = true;
$salam = $isLoggedIn ? "Selamat datang kembali!" : "Silakan login terlebih dahulu.";
echo $salam;
?>Struktur switch Case
Jika kamu memiliki satu variabel dengan banyak kemungkinan nilai pasti (bukan rentang/range), switch case sering kali lebih rapi dan mudah dibaca daripada menggunakan if-elseif yang terlalu banyak.
<?php
$roleUser = "admin";
switch ($roleUser) {
case "admin":
echo "Akses penuh ke semua menu dashboard.";
break;
case "editor":
echo "Akses untuk mengedit dan mempublikasikan artikel.";
break;
case "author":
echo "Akses hanya untuk menulis draf artikel sendiri.";
break;
default:
echo "Akses terbatas sebagai pengunjung biasa.";
break;
}
?>πPenting: Tanda
breakwajib ditulis di akhir setiap case. Tanpabreak, PHP akan terus menjalankan kode di case bawahnya meskipun nilainya tidak cocok (fall-through).
Dengan memahami percabangan, programmu kini sudah jauh lebih pintar karena bisa mengambil keputusan sesuai input yang diberikan. Pada artikel berikutnya, kita akan membahas cara mengulang proses secara otomatis menggunakan Perulangan (Looping). Sampai di sini dulu pembahasan kali ini. Kalau masih ada yang belum paham atau ketemu error pas praktik, jangan dipendam sendiri! π
Tulis di kolom komentar atau gabung ke grup komunitas AzuraCoder buat diskusi bareng dan saling bantu.
Terus belajar, terus ngoding, dan jangan berhenti eksplor dunia teknologi bersama AzuraCoder π
