Setup Express JS Dengan Prisma ORM
- JavaScript
- Express JS
Rauliqbal16 Desember 2025Sebelum melangkah lebih jauh, pastikan kamu sudah memahami konsep dasar Express JS. Jika belum, silakan baca artikel Pengenalan Express JS terlebih dahulu.
Sebelum memulai project, pastikan perangkat kamu sudah terinstall beberapa tool berikut:
- Node JS (Versi LTS sangat disarankan)
- Database MySQL (Bisa menggunakan XAMPP atau MySQL Installer).
- Postman/Insomnia (Untuk pengujian)
- Text Editor Terbaik (Disarankan menggunakan VS Code)
Setup project Express JS
Buka Terminal (Linux/macOS) atau Command Prompt/PowerShell (Windows), lalu jalankan perintah berikut untuk membuat folder project baru:
mkdir express-rest
cd express-rest
code .Setelah VS Code terbuka, jalnkan perintah ini di terminal editor untuk menginisialisasi file package.json dan menginstall library yang dibutuhkan:
#Inisialisasi project
npm init -y
# Install dependencies
npm install express dotenv morgan prisma @prisma/client @prisma/adapter-mariadb
# Install nodemon untuk development
npm install -D nodemonKonfigurasi ESM (ES Modules)
Secara default, Node.js menggunakan CommonJS. Agar kita bisa menggunakan sintaks ESM, buka file package.json dan tambahkan baris "type": "module":
{
"name": "express-rest",
"version": "1.0.0",
"description": "",
"main": "index.js",
"scripts": {
"test": "echo \"Error: no test specified\" && exit 1"
},
"type": "module",
"dependencies": {
...
},
"devDependencies": {
...
}
}Setup Prisma ORM
Prisma memudahkan kita dalam mengelola database tanpa harus menulis query SQL secara manual.
- Inisialisasi Prisma: Jalankan perintah berikut untuk membuat folder
prismadan file.env:
npx prisma init- Konfigurasi Database: Buka file .
envyang baru saya dibuat, lalu sesuaikanDATABASE_URLdengan Konfigurasi MySQL kamu:
DATABASE_URL="mysql://root@localhost:3306/express_db"Format MySQL: mysql://USER:PASSWORD@HOST:PORT/NAMA_DATABASE
๐ Catatan :
Jika menggunakan XAMPP, password biasanya dikosongkan
- Membuat Schema Database: Buka file
prisma/schema.prisma, definisikan databaseMySQLdam model (tabel) pertama kamu, disini contohnya tabel User:
generator client {
provider = "prisma-client"
output = "../generated/prisma"
}
datasource db {
provider = "mysql"
}
model User {
id Int @id @default(autoincrement())
name String
email String @unique()
}- Migrations: Agar tabel tersebut terbuat di database, jalankan:
npx prisma migrate dev --name initSekarang jalankan perintah ini, untuk generate dari Prisma client
npx prisma generate
Database berhasil dibuat๐
Membuat Server Express JS
Buat file baru bernama index.js di dalam folder src dan masukkan kode sederhana berikut:
import express from 'express';
import morgan from 'morgan';
const app = express();
const port = 8000;
app.use(express.json());
app.use(morgan('dev'));
app.get('/',(req,res) => {
res.json({
message: "Server Express JS dengan Prisma ORM"
})
})
app.listen(port,() => {
console.log(`Server running at http://localhost:${port}`)
});Buka file package.json, tambahkan perintah di dalam scripts seperti berikut:
{
"name": "express-rest",
"version": "1.0.0",
"description": "",
"main": "index.js",
"scripts": {
"dev": "nodemon src/index.js"
},
"type": "module",
"dependencies": {
...
},
"devDependencies": {
...
}
}jalankan server dengan perintah:
npm run dev
Sekarang kita test server nya dengan Postman

Kamu telah berhasil melakukan setup dasar project Express JS yang terintegrasi dengan Prisma ORM.
Dengan struktur ini, kamu sekarang memiliki fondasi yang kuat untuk membangun API yang skalabel dan mudah dikelola.
Langkah selanjutnya adalah mulai membuat Route dan Controller untuk mengolah data di database.
Sampai di sini dulu pembahasannya. Kalau masih ada yang belum paham atau ketemu error pas praktik, jangan dipendam sendiri ๐
Tulis di kolom komentar atau gabung ke grup komunitas AzuraCoder buat diskusi bareng dan saling bantu.
Terus belajar, terus ngoding, dan jangan berhenti eksplor dunia teknologi bersama AzuraCoder ๐
